Rintihan Bumi Pertiwi

0

Kulihat Ibu pertiwi sedang lara

Tangisnya bagai api yang membara

Tersirat kutuk mendalam merajalela

Bagaimana tidak?

Hunian pijakan kaki oleh manusia-manusia hina itu, telah memporak-porandakan bumi

 

Samudera biru jadi kelabu

Pohon-pohon hijau tampak semu

Langit nan megah pun tampak memudar

Bak malam tanpa kehadiran bintang

 

Buana raya merintih, memelas kasih

Tak ada yang mengindahkan panggilannya

Bumi putra pun pekak, acuh tak acuh

Apa salah bumi ini?

Teganya menghuru-harakan!

Hingga bumi murka, dan membumiratakan habis tak tersisa

Masih tak sadarkah kau sekarang? (EN)

 

Biografi Penulis

Muhammad Rio Afandi

Muhammad Rio Afandi, seorang mahaswa aktif program studi Pendidikan Agama Islam semester lima IAIN Kediri. Mahasiswa yang lahir di Lamongan ini mengaku masih sibuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Meski begitu tetap menyempatkan waktu untuk menulis sebuah puisi. Apabila ingin mengenal lebih jauh tentang penulis dapat follow akun instragramnya @muhammadrioafandi atau e-mail pribadinya riosouper7@gmail.com

About author

No comments

Melihat Bumi Pertiwi Pada Masa Pandemi

Berbisik pada diri sendiri, apa sebenarnya yang sedang terjadi hari ini. Panik akan warta yang sudah tersebar luas ditambah rintihan ambulan dan kematian. Hingga linglung ...