UTOPIA

0

Realitas bak bayangan surya

Singgah di pertengahan setapak senja

Kini, yang ada hanya opini semata

Semua terkekang tahta dan egonya

Yang lemah hanyalah remah

Tergerus  alur  Sang Baginda

Debu jalan raya bahkan miris

Seakan menangis tatap semesta

Hamparan derita tak usai jua

Dan apa yang hadir lagi?

Perkelahian umat manusia?

Atau kehancuran bahari semesta?

Hayati mungkin akan sirna

Jika kau ‘manusia’ mementingkan ego semata (EN)

Trenggalek, 03 Oktober 2020

BIOGRAFI PENULIS

Ega Sukmawati Mokodompit

Saya Ega Sukmawati Mokodompit, mahasiswa semester 5 di Universitas Negeri Malang. Lahir di Trenggalek pada tanggal 16 januari tahun 2000, anak ketiga dari tiga bersaudara dan menjadi satu-satunya anak perempuan di keluarga. Saya adalah seseorang yang suka mempelajari hal baru, dan saya adalah seorang yang tak akan berhenti  jika sudah memulai sesuatu.

puisisticky

About author

No comments

MELIHAT POTRET MUAMALAH DI PASAR SEMEN

Sejak belasan abad yang lalu, Islam sebagai agama yang memberi perhatian pada keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat, antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan ...